Paluta, WRC – Terdakwa kasus korupsi dana HUT Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) atas nama Mahlil Rambe, selaku Kaban Kesbangpol dan Jutan Harahap sebagai PPTK masuk tahap penuntutan.

Pembacaan penuntutan berlangsung di ruang sidang tipikor di Medan, Sumatera Utara yang diketuai Majelis Hakim Jarihat Simarmata SH, MH., anggota Fery Sormin SH, MH., dan Rodslowny L Tobing SH, MH., serta Panitera Joni SH dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ferry M Julianto Sitanggang SH, Kamis (14/11/2019) pukul 15 00 WIB.

Seperti yang dikutip Nusantara Terkini.com, “Untuk terdakwa 2 atas nama Jutan Harahap dituntut dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp 50 juta, subsider 5 bulan kurungan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan, barang bukti dipergunakan dalam perkara Mahlil,” kata Kasi Intelijen Kejari Paluta, Budi Darmawan SH, di ruang kerjanya, Jum’at (15/11/2019).

Lanjut Budi, untuk Mahlil, dituntut selama 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp 50 juta, subsider 5 bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan dan barang bukti terlampir dalam berkas perkara. “Atas tuntutan dari JPU Kejari Paluta, para terdakwa menyatakan akan mengajukan pembelaan atau pledoi,” jelasnya.

Budi menambahkan, terhadap kedua tersangka, Hakim memberikan kesempatan untuk membacakan pembelaannya pada persidangan selanjutnya yakni pada tanggal 21 November 2019 mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *