JAKARTA, WRC – KPK menetapkan tiga orang tersangka dalam OTT yang dilakukan di Yogyakarta pada Senin (19/8/2019) lalu. Satu orang diantaranya adalah Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri, Gabriella Yuan Ana (GYA) sebagai pemberi suap dan dua tersangka lainnya merupakan seorang Jaksa yakni Eka Safitra (ESF) yang merupakan anggota TP4D dari Kejaksaan Negeri Yogyakarta dan Satriawan Sulaksono (SSL) dari Kejaksaan Negeri Surakarta, keduanya diduga sebagai penerima suap.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan ketiganya terlibat dalam dugaan kasus suap lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) kota Yogyakarta tahun anggaran 2019.

Sebagai pihak yang diduga penerima, ESF dan SSL disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Kroupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara GYA sebagai pihak pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasa Tindak Pidana Korupsi.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *