Home / Berita / Kejati DKI Jakarta Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha JakTour

Kejati DKI Jakarta Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha JakTour

Jakarta – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI menahan tiga tersangka  kasus dugaan korupsi  PT Jakarta Tourisindo Jaktour). Tiga mantan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta.

“Penahanan dilakukan setelah jaksa penyidik pidsus Kejati DKI Jakarta melakukan Tahap II atau penyerahan tersangka berikut barang-bukti kepada jaksa penuntut umum di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat,” ujar Kasipenkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam dalam keterangan tertulis, Senin (20/9/2021).

Ketiga tersangka yang diduga telah merugikan keuangan negara Rp 5,1 miliar itu adalah Irfan Sudrajat, mantan Credit Manager Grand Cempaka Resort and Convention Hotel Unit Usaha PT. Jakarta Tourisindo BUMD Pemprov DKI Jakarta. Lalu Riza Iskandar, mantan General Manager Grand Cempaka Resort and Convention Hotel Unit Usaha PT Jakarta Tourisindo BUMD Pemprov DKI Jakarta dan Suyanto, mantan Chief Accounting Grand Cempaka Resort and Convention Hotel Unit Usaha PT. Jakarta Tourisindo BUMD Pemprov DKI Jakarta. Ketiga tersangka itu ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Agung (Kejagung).

 Kasus terkait dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan yang berasal dari pembayaran jasa perhotelan dari 60 instansi pemerintah kepada BUMD milik Pemprov DKI Jakarta tersebut.

“Seperti Kementerian, Lembaga dan Pemda DKI Jakarta kepada Grand Cempaka Resort and Convention Hotel unit usaha PT Jakarta Tourisindo periode Januari 2014 hingga Juni 2015,” ujarnya.

Modusnya uang pembayaran jasa perhotelan yang seharusnya disetorkan seluruhnya kepada PT Jaktour ternyata tidak disetorkan seluruhnya dan sebagian digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka.

“Para tersangka disangka melanggar pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 atau pasal 8 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” tutup Kasipenkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam.

About WRC Admins

Check Also

Ketua Umum WRC PAN-RI Soroti Dugaan Pemalsuan Data CV Keluarga Sejahtera di Kalsel

KALIMANTAN SELATAN – Ketua Umum Watch Relation of Corruption Pengawas Asset Negara Republik Indonesia (WRC …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *