Padang, WRC – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Datar, Sumatera Barat, mulai menyelidiki kasus dugaan korupsi anggaran Covid-19 yang diduga dilakukan tim Gugus Tugas Covid-19 Tanah Datar.

“Saat ini kita sedang kumpulkan bahan dan keterangan untuk dirapikan semuanya,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanah Datar, Tatang Hermawan, Selasa (16/6/2020).

Tatang menyebutkan, pihaknya menargetkan pada Senin depan, berkasnya bisa lengkap dan diserahkan ke Inspektorat.

“Keputusannya di Senin depan. Jika sudah lengkap, kita serahkan ke inspektorat. Nanti kita kabari,” ujarnya.

Menurut hasil pantauan KOMPAS.com, sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanah Datar dilaporkan ke Kejari Tanah Datar. Laporan itu dibuat Ketua Rumah Gadang Wartawan Luhak Nan Tuo (Rugawa LNT) Aldoris Armialdi pada 20 Mei 2020.

“Kita sudah buat laporan dugaan penyimpangan dana melalui dana belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19, serta tembusannya kepada Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat, Kejaksaan Agung RI, Kejati dan Ombusdman RI Perwakilan Sumatera Barat,” tutur Aldoris Armialdi dalam keterangan tertulis.

Menurut Aldoris, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Menurutnya, terdapat 13 poin kejanggalan penggunaan BTT di Tanah Datar yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *