Jakarta, WRC Pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dapat panggilan dari Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Kampus IPDN tahap II Rokan Hilir di Provinsi Riau pada Kemendagri tahun ajaran 2011. Saksi yang diperiksa ialah Kasubag Fasilitas Pelaksanaan Anggaran dan Verifikasi pada Biro Keuangan dan Aset Setjen Kemendagri, Yusri Ichtiawan. “Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dudy Jocom (DJ),” kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (27/11/2019) kemarin.

Seperti informasi yang dikutip Riaudetil.com, dalam kasus yang sama, KPK juga telah memanggil mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi sebagai saksi untuk tersangka DJ. Penyidik mendalami keterangan Gamawan terkait persetujuan pemenangan lelang atas proyek pembangunan IPDN yang nilainya di atas Rp 100 miliar dari anggaran untuk 4 proyek IPDN Gowa.

Diketahui, KPK telah menetapkan DJ sebagai tersangka korupsi pembangunan empat kampus IPDN. KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya yakni, Kepala Divisi Gedung atau Kepala Divisi I PT. Waskita Karya, Adi Wibowo dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT. Adhi Karya, Dono Purwoko.

KPK menduga DJ melalui kenalannya menghubungi beberapa kontraktor untuk menginformasikan adanya proyek IPDN. Selanjutnya, para pihak itu menggelar pertemuan di sebuah kafe di Jakarta. Dari pertemuan itu, disepakati adanya pembagian proyek, yakni Proyek IPDN di Sulawesi Selatan digarap Waskita Karya sementara PT. Adhi Karya menggarap proyek IPDN di Sulawesi Utara.

KPK menduga, DJ Cs telah meminta fee sebesar 7% dari setiap proyek tersebut. Akibatnya, Negara diduga mengalami kerugian hingga Rp 21 miliar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *