Paluta, WRC – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) ciduk oknum Kepala Desa (Kades) Batu Sundung, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta yang berinisial MGS, ia baru-baru ini berada di Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, yang diketahui kabur setelah melakukan Tipikor Dana Desa (DD) TA 2018 sebesar Rp 716.031.016. Usai menciduk oknum Kades tersebut, pihak Kejari Paluta melakukan penahanan mantan Kades Batu Sundung itu berdasarkan Surat Perintah Pada (SPP) Nomor: print 03/L.2.34/Fd.1/11/2019, Selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan Negara Gunungtua.

Seperti yang dikutip Mediasumutku.com, hal itu disampaikan Kepala Kajari Paluta Andri Kurniawan,SH, MH., didampingi Kasi Intelijen Budi Darmawan SH, Kasi Pidsus Hindun Harahap dan Kasi Datun Sahbana P Surbakti, dalam Press Release yang digelar pihak Kejari Paluta, Selasa (26/11/2019) dihalaman kantor Kejari Paluta.

Andri menerangkan bahwa, “tersangka MGS dijerat Pasal 2 atau pasal 3 UU Tipikor 31 tahun 1999 jo UU nomor 30 tahun 2002 tentang Tipikor dengan ancaman Hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara atas Tipikor DD tahun 2018 sebesar Rp 716.031.016, itu berdasarkan Laporan Pemeriksaan Khusus Inspektorat Daerah Kabupaten Paluta,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *