Garut, WRC – Sudah sekian lama laporan dana BOK Puskesmas Cibalong yang sebelumnya dilaporkan ke Polda Jabar  telah dilimpahkan ke Polres Garut untuk ditangani oleh pihak Tipikor supaya di tindak lanjut sebagai mana yang tertera di surat laporan tersebut diduga adanya penyelewengan dana anggaran BOK yang terjadi di Puskesmas Kecamatan Cibalong.

Watch Relation of Corruption Pengawas Aset Negara Republik Indonesia terus mengawal kepada pihak Tipikor yang menangani terkait penyelewengan dana BOK tersebut, dugaan oknum penyelewengkan dana BOK itu tertuju kepada beberapa pengurus yang bertugas di puskesmas diantaranya Oknum Kepala Puskesmas, Oknum TU, Oknum Bendahara, dan Oknum Sukwan atau tenaga kerja sipil yang mana oknum tersebut  diduga terlibat dalam hal penyelewengan dana BOK dengan adanya kesepakatan bersama diantara mereka dan tentu saja sudah menyalahi Pasal 423 KUHP.

Anggota Watch Relation of Corruption Pengawas Aset Negara Republik Indonesia terus berkoordinasi kepada salah satu anggota Tipikor Polres Garut dalam hal menanyakan sampai manakah penanganan terkait penyelewengan dana BOK ini sementara dari pihak puskesmas yang telah dipanggil ialah kapus yang baru, karna kapus sebelumnya yang diduga terlibat sudah pensiun di tahun lalu, adapun pengelakan terhadap Kapus yang baru wajar tapi tidak dengan Oknum lainnya walau sudah pensiun akan dipanggil dan di periksa sebagai mana proses hukum berjalan.

Maka dari itu WRC PAN-RI meminta kepada pihak penyidik untuk segera melakukan pemanggilan oknum-oknum yang terlibat agar penegakan hukum ini jelas,kemana arahnya,karna kepolisian berhak untuk menyidik dan memproses sampai tuntas dan segera untuk dilimpahkan ke kejaksaan negeri supaya segera di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Watch Relation of Corruption Pengawas Aset Negara Republik Indonesia meminta penanganan ini dilakukan secara proposional jika benar salah penjarakan oknum tersebut karna diduga adanya kemungkinan masih banyak puskesmas lain yang melakukan penyelewengan dana BOK tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *