Home / Berita / Korupsi / Kasus Korupsi Dana Kapitasi Puskesmas Babakan Naik Tahap menjadi Penyidikan

Kasus Korupsi Dana Kapitasi Puskesmas Babakan Naik Tahap menjadi Penyidikan

Mataram – Penyidik Satrreskrim Polresta Mataram memastikan kasus dugaan korupsi dana kapitasi Puskesmas Babakan periode 2017-2019 naik tahap menjadi penyidikan.

“Jadi mens rea-nya sudah kelihatan,” ujar Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa di Mataram kemarin. Indikasi ini berkaitan dengan dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan. Dugaannya dilihat dari laporan pengelolaan dana kapitasi.

Denpasar IGN Mataram Segera Keluar, Ini Hasilnya Ada indikasi fiktif. Begitu juga dengan dugaan penggelembungan anggaran (mark-up) yang muncul dari sejumlah item pengadaan barang.

“Jadi modusnya muncul terkait dengan dugaan mark-up dan adanya laporan fiktif,” kata Kompol Adi Budi Astawa.

Untuk mengungkap kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi yang bersumber dari dana BPJS Kesehatan ini, penyidik mengandeng BPKP Perwakilan NTB. Terutama untuk menelusuri kemana larinya uang itu. “Untuk penelusuran ini kami dibantu tim audit dari BPKP. Sudah kami mintakan dan sekarang sedang berproses,” katanya.

Selain menelusuri potensi kerugian negara, pihak kepolisian juga akan mengorek keterangan dari para pihak yang mengetahui dan terlibat dalam pengelolaan anggarannya. Menurut Kompol Kadek Adi, hal ini untuk mengungkap peran yang akan bertanggung jawab terkait munculnya indikasi perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan anggarannya.

Untuk diketahui, dana kapitasi Puskesmas Babakan diterima dalam periode bulanan. Besarnya dana yang berasal dari BPJS Kesehatan dan disalurkan melalui dinas kesehatan ini berdasar jumlah peserta yang terdaftar.

Yakni pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKPT), dalam hal ini puskesmas. Dana kapitasi yang diterima puskesmas kemudian dikelola berdasar tata cara pelaksanaan dalam merealisasikan anggaran dan pertanggungjawaban. Realisasinya, telah diatur dalam Permenkes RI Nomor 21/2016. Jumlah peserta yang terdaftar pada FKTP di Puskesmas Babakan mencapai 15 ribu orang dari empat kelurahan di Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Dalam kurun waktu setahun tercatat Puskesmas Babakan menerima rata-rata penyaluran dana kapitasi sebesar Rp1,1 miliar. Karenanya, dana kapitasi yang diterima Puskesmas Babakan dalam periode 2017-2019, mencapai Rp3,3 miliar.

About WRC Admins

Check Also

WRC PAN-RI Jabar Dukung Saber Pungli Selidiki Dugaan Pungutan THR Pemdes Cicalengka

Bandung, WRC – Koordinator Watch Relation Of Corruption Pengawas Aset Negara Republik Indonesia (WRC-PANRI) Wilayah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *