LUWU, WRC – Anggota DPRD Sulsel Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) Dr. H.Husmaruddin, SE., MM. atau yang lebih akrab disapa HMD Anak Desa, telah mengadakan pertemuan dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, LSM dan Insan Pers terkait kenaikan lonjakan tarif listrik di luar batas kewajaran sekaligus membahas persoalan tambang yg dikelola oleh PT.Masmindo dan Galena di Walenrang dan Lamasi (Walmas). (22/06/2020)

Pertemuan yang digelar Warkop Cudding Belopa Kab.Luwu itu, menurut HMD lebih pada shilaturrahmi dengan konstituen dan mendengar persoalan-persoalan yang mengemuka ditengah-tengah masyarakat, terkhusus persoalan tarif listrik dan tambang.

Dari pertemuan tersebut mengemuka dua hal, yakni mahalnya tarif listrik di luar batas kenormalan (upnormal) setiap bulan. Kenaikan tarif listrik tersebut bertingkat mulai 100%, 200% bahkan sampai 500%. Seperti yang dialami Tokoh Masyarakat H.Herman yang biasanya setiap bulan Rp.200 ribuan, naik menjadi Rp. 600.000,- Demikian juga Tokoh Agama H. Jabir mengalami hal yang sama.

Diwaktu yang sama, Hasbullah mantan Anggota DPRD Kab. Luwu dua periode ini lebih menyorot pada pengelolan tambang yang dikelolah PT. Masmindo. Sejak 1984 PT. Masmindo menandatangani Memorandum of Understandibg (MoU) dengan Pemkab. Luwu selama 36 Tahun lamanya dengan masa ekplorasi. Namun, Hasbullah ragu untuk masa ekloitasinya sendiri yang mungkin dilakukan secara diam – diam. Ia juga menyoroti tambang Galena di Walmas.

“Kedua perusahaan ini saatnya dievaluasi, jika tidak ada manfaat di daerah ini lebih baik Pemkab memutuskan kerjasama dan mencari perusahaan yang lebih bonafit, profesional dan terpercaya” tambah Hasbullah.

Menyikapi hal tersebut, HMD Anak Desa memperjelas komitmennya yakni:

  1. HMD ADA Bersama Rakyat;
  2. Mengevaluasi Kinerja GM PLN. Wil. Sulselbar dan Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral Prov. Sulsel.

Selanjutnya akan melanjutkan pada Rapat Dengan Pendapat Komisi  D DPRD Sulsel pada hari ini Selasa, 23 Juni 2020 di Gedung DPRD Sulsel.

(SL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *