JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri bicara soal manfaat media sosial dalam pemberantasan korupsi. Hal ini disampaikan Firli dalam rangka memperingati hari media sosial nasional yang jatuh pada Rabu (10/6/2020).

Seiring kemajuan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi yang sejalan dengan situasi serta kondisi saat ini, fungsi media sosial kian meningkat, termasuk bagi kami, Komisi Pemberantasan Korupsi,” kata Firli dalam keterangan tertulis, Rabu.

Firli menuturkan, media sosial merupakan salah satu alat bagi KPK untuk menjalankan beberapa program pemberantasan korupsi. Salah satunya memberikan edukasi dan semangat kepada masyarakat khususnya para penyelenggara negara, agar ikut berperan aktif dan turut andil dalam pemberantasan korupsi.

Tak terhitung dukungan yang diberikan masyarakat kepada KPK, dan tidak sedikit informasi terkait dugaan telah terjadinya tindak pidana korupsi, yang diterima KPK,” kata Firli.

Firli mengakui bahwa melalui medsos pula KPK kerap kali mendapat saran dan kritik pedas dari warganet. “Semuanya kami terima, kita telaah dan dijadikan pelecut semangat juang dalam tugas pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujar Firli.

Firli menambahkan, tugas KPK dalam memberantas korupsi tidak akan efektif tanpa dukungan dan peran serta seluruh masyarakat Indonesia. “Melalui medsos, peran aktif kita, seluruh eksponen bangsa dalam memberantas korupsi. Insya Allah akan secepatnya mencabut tuntas korupsi yang telah berakar di negeri ini,” kata Firli.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ketua KPK Sebut Media Sosial Jadi Salah Satu Alat Berantas Korupsi”, https://nasional.kompas.com/read/2020/06/10/16293691/ketua-kpk-sebut-media-sosial-jadi-salah-satu-alat-berantas-korupsi

Penulis : Ardito Ramadhan

Editor : Kristian Erdianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *