Wondama, WRC – Kepolisian Resor Teluk Wondama, Papua Barat, akhirnya merampungkan proses penyidikan kasus korupsi di lingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Kapolres Teluk Wondama AKBP Danang Sarifudin S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Walman Simalango, SH., menjelaskan kasus ini Telah cukup bukti dan berkas perkara telah dilimpahkan Ke Kejaksaan Tinggi Manokwari alias sudah tahap P21 untuk disidangkan.

Seperti yang dikutip Reportasepapua.Com, “kami sudah lakukan penetapan tersangka atas kasus Tipikor pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Teluk Wondama atas kegiatan anggaran Festival Budaya pada APBD tahun 2017. Kita sudah lakukan penyidikan dan penyelidikan hingga audit keuangan oleh Badan pemeriksa Keuangan (BPK). terbukti sebanyak Rp 628.535.423 yang disalahgunakan,” jelas Simalango di lobi kantor Polres Wondama siang tadi.

Lanjut Simalango, atas kasus tersebut Polres Wondama telah menetapkan dua orang tersangka diantaranya mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Teluk Wondama dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang juga mantan Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemda Wondama.

”Dua orang tersangka diantaranya SM mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan JL mantan Kapala Bidang Kebudayaan pada dinas yang sama,” ungkap Simalango. Kedua tersangka tersebut dikenakan Undang – Undang Tipikor pasal 2 dan 3 serta pasal 11 tentang Pemberantasan Tipikor. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *