Jakarta, WRC – Mantan Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, hari ini menghadapi sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Sofyan akan divonis terkait kasus korupsi PLTU Riau-1.

Pengacara Sofyan, Soesilo Ariwibowo, mengatakan pihaknya tidak ada persiapan khusus menghadapi vonis hakim. Ia mengatakan Sofyan dan tim kuasa hukum akan mendengarkan putusan hakim secara seksama, “Kami hanya ingin mendengarkan saja, tidak ada persiapan khusus,” ujar Soesilo saat dihubungi, Minggu (3/11/2019) malam.

Soesilo juga mengatakan berharap hakim dapat memberikan vonis yang terbaik untuk Sofyan.

“Tentu (berharap) yang terbaik ya,” katanya.

Sebelumnya, ia dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. ia diyakini jaksa bersalah karena memfasilitasi pemberian suap dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo kepada mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih dan mantan Mensos Idrus Marham.

Jaksa mengatakan ia terlibat dalam kasus dugaan suap berkaitan dengan proses kesepakatan proyek Independent Power Producer Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (IPP PLTU MT) Riau-1 antara PT. Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) dan Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company Limited (CHEC) Ltd, ia disebut mengetahui rangkaian proyek ini. (SW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *