Jakarta, (WRC)  – Bowo Sidik Pangarso langsung dipecat dari jabatannya sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Musababnya, Bowo menjadi salah satu orang yang ikut dijaring KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis dini hari tadi.

Pemecatan Bowo itu disampaikan langsung Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus di markas partai berlambang pohon beringin itu di Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat. Lodewijk turut menyampaikan pergantian Bowo sebagai anggota DPR.

“Termasuk memproses pergantiannya sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar untuk memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan guna menyelesaikan masalah pribadinya,” ucap Lodewijk.

Sebagai pengganti Bowo demi kemenangan Golkar di pemilu, Golkar menunjuk Nusron Wahid. Meski demikian, status Bowo masih sebagai politikus Partai Golkar. Di sisi lain status hukum Bowo hingga saat ini belum ditentukan KPK.

OTT KPK itu berawal dengan penangkapan 7 orang pada Rabu, 27 Maret petang di sejumlah lokasi di Jakarta. Hingga pada tengah malam KPK menyampaikan konfirmasi mengenai OTT itu.

“Yang dibawa ke kantor KPK ada 7 orang dari unsur direksi BUMN, ada driver, dan pihak swasta. Tiga unsur tersebut,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah pada tengah malam itu.

 

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.